Pernah mengalami leher kaku sekaligus pegal di bahu setelah bekerja, berkendara, menggunakan laptop, atau terlalu lama bermain smartphone? Keluhan seperti ini cukup sering terjadi dan dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman. Bahkan, leher yang kaku terkadang membuat seseorang kesulitan menoleh atau menggerakkan kepala secara leluasa.
Leher dan bahu memiliki hubungan yang erat dalam menopang serta menggerakkan tubuh bagian atas. Ketika otot di sekitar leher dan bahu mengalami ketegangan, rasa pegal dapat muncul pada kedua area tersebut secara bersamaan.
Namun, leher kaku dan pegal di bahu tidak selalu disebabkan oleh satu faktor. Kebiasaan sehari-hari, postur tubuh, kurang bergerak, aktivitas fisik, hingga posisi tidur dapat menjadi pemicu.
Apa Hubungan Leher Kaku dengan Bahu Pegal?
Otot leher dan bahu bekerja bersama untuk membantu menopang serta mengatur posisi kepala dan tubuh bagian atas. Ketika seseorang mempertahankan posisi tertentu dalam waktu lama, beberapa otot dapat mengalami ketegangan.
Contohnya adalah ketika bekerja di depan komputer dengan kepala terlalu condong ke depan. Posisi tersebut dapat membuat area leher dan bahu terasa lebih tegang, terutama jika dilakukan selama berjam-jam tanpa jeda.
Gejala yang Sering Menyertai
Keluhan leher kaku dan pegal di bahu dapat muncul dengan intensitas yang berbeda-beda. Beberapa gejala yang mungkin dirasakan antara lain:
- Leher terasa kaku saat menoleh.
- Bahu terasa pegal atau berat.
- Otot leher terasa tegang.
- Nyeri saat menggerakkan kepala.
- Rentang gerak leher berkurang.
Pada keluhan ringan, rasa tidak nyaman dapat berkurang setelah tubuh beristirahat dan kembali bergerak.
Apakah Leher Kaku Boleh Dipijat?
Pijatan ringan mungkin terasa nyaman pada sebagian orang ketika keluhan berkaitan dengan ketegangan otot. Namun, jangan melakukan pijatan atau manipulasi leher secara kuat, terutama jika penyebab nyeri belum diketahui.
Jika leher terasa sangat sakit, keluhan muncul setelah kecelakaan atau benturan, atau disertai kesemutan, mati rasa, maupun kelemahan, sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Kapan Harus Memeriksakan Leher Kaku dan Bahu Pegal?
Tidak semua leher kaku dan bahu pegal merupakan kondisi serius. Namun, keluhan sebaiknya diperiksa apabila terus berulang, semakin berat, tidak membaik, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Segera cari pertolongan medis jika keluhan disertai kelemahan pada tangan atau kaki, mati rasa atau kesemutan yang menetap, gangguan keseimbangan, sakit kepala berat, demam, atau muncul setelah kecelakaan maupun benturan.
Cara Mencegah Leher Kaku dan Bahu Pegal
Agar keluhan tidak mudah berulang, beberapa kebiasaan berikut dapat diterapkan:
- Hindari duduk terlalu lama tanpa jeda.
- Perhatikan postur saat bekerja.
- Atur posisi layar komputer agar nyaman dilihat.
- Kurangi kebiasaan menunduk terlalu lama saat menggunakan smartphone.
- Gunakan bantal yang nyaman ketika tidur.
Konsultasikan Keluhan Leher Anda di Kretek Bekasi
Jangan tunggu sampai leher kaku mengganggu aktivitas Anda. Jika keluhan terus berulang, semakin berat, atau membuat Anda kesulitan bergerak, sebaiknya jangan diabaikan.
Kretek Bekasi dapat menjadi salah satu pilihan untuk berkonsultasi mengenai keluhan leher dan mendapatkan informasi mengenai treatment yang tersedia.
